ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Black Hole dan White Hole

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
rosian
Admin
avatar

Jumlah posting : 76
Join date : 31.01.08
Lokasi : Jakarta

PostSubyek: Black Hole dan White Hole   Thu Feb 14, 2008 5:34 pm

Black Hole dan White Hole

BlackHole (lubang hitam LH) adalah daerah di langit (alam semesta) yg nampaknya sangat berbahaya, lanjutin yg Bang @oni, krn segala sesuatu yg jatuh kedalamnya tidak dapat keluar lagi, ( mungkin agak berbeda dgn "isapan segitiga bermuda" krn harusnya semua materi termasuk air laut terus menerus kehisap, dan mungkin sdh lama habis), bahkan cahaya yg berkecepatan 3x10exp[8] m/det tidak dapat keluar dari lubang hitam, sehingga itam jadinya, walaupun menurut P Hawking gak benar2 hitam sech karena LH memancarkan energi (gelombang Elektromagnet) dan memanas maka LH "tidak benar2 hitam" kata Pak Hawking.

Jadi karena cahaya, yg dengan kita bisa melihat, tidak dapat keluar maka disebut lubang hitam.
Konsepnya: jika segumpal bahan (materi) dimanpatkan, gaya gravitasi dan besar kepesatan ut lepas dari permuakaanya makin besar. Jika bahan itu diperas terus hingga sampai ke suatu ukuran yg disebut Lingkarang-Schwarzchild, maka kepesatan yg diperlukan utk lepas dari pemukaan akan melebihi kecepatan cahaya (sesuatu yg dilarang Om Einstein) krna gravitasi yg menahannya (menarik).

Sebagai perbandingan, matahari (ukurannya dicari di Wikipedia) kalau dimanpatkan dgn rumus Lingkarang-Schwarzchild Ls = 3M/Mo [km]; Mo: Massa matahari, maka begitu matahari dimanpatkan menjadi 3 km, dia perlahan menjadi lubang hitam, atau kalo bumi mo dijadikan LH maka dimanpatkan kirakira menjdai bola beradius 1 cm.

Tapi karena di angkasa ini tidak boleh saling gencet menggencet begitu saja, ymaka mekanismenya adalah adanya keruntuhan bintang yg menghabiskan energinya (mis fusi nuklir pd matahari), sehinga menjadi bintang yg mengecil menjadi bintang-netron atau kate putih. Bintang demikian akan runtuh tanpa batas dan perlahan menghilang (menjadi hitam tak terlihat) ketika berukuran Lingkarang-Schwarzchild. Dan semua materi akan kehisap kalau melewati LH itu, perbatasan atau kulit LH itu disebut sangkara-peristiwa (event horizon) krn ketika ketarik kedalam lubang hitam maka tidak dapat keluar lagi, dan tidak ada info lagi ttg benda itu, hilang ceritanya, cahaya saja gak bisa keluar memberi tahu. Senyum manis

Diluar sangkar peristiwa, masih ada wilayah tarikan karena pusingan LH (berpusing bersama ruangnya) yg disebut daerah ergosfer, diderah ini saja tidak ada materi yg terhindar dari tarikannya, didaerah ini materi yg bergerak sangat cepat akan dipercepat lagi, tetapi msh berkemungkinan (kecil) lepas dari ergosfer dengan kecepatan yg telah dipercepat, shg dispekulasikan bisa sbg sumber energi alternatif, atau materi akan melepaskan sejumlah tenaga (gel EM/ panas) di ergosfer sebelum ketarik kedalam LH.

Gel EM ini, antara lain sinar-X ,yg berhasil ditangkap detektor satelit, shg diduga di rasi Cygnus X-1 ada lubang Hitam.
Tetapi gambar/ photo tentu tdk cantik, krn tidak berada pada gelombang tampak. Putar mata

Cerita diatas adalah LH yg di antariksa (dilangit alam semesta).
Pengembangan lebih lanjut bagaimana kalo bintang kehabisan bahan bakar nuklirnya dan runtuh oleh gaya gravitasinya sendiri, yg mana menurut Fisikawan Chandrasekhar dan Wheeler, yg di perkuat oleh Penrose maka bintang akan hancur menjadi sbh titik kecil dengan rapatan kelengkungan ruang-waktu tak berhingga, suatu titik singularitas pd pusat sebuah lubang hitam.

==
Spekulasi Pak Hawking berlanjut bahwa Lubang Hitam yg mengecil menuju tak berhingga akhirnya meledak Big Bang. Lubang hitam awal mula suatu alam semesta sebagai Lubang Hitam Primordial bagi lam semesta itu.

Persoalan ruang waktu juga saling berkaitan, waktu bisa diruangkan (keruang-ruangan) atau ruang bisa diwaktukan (kewaktu-waktuan). Ada konsep Tanpa Tapal Batas (No Boundary Proposal), yg terkenal dari Pak Hawking.


1. Lubang hitam itu tidak membuat ruang-waktu bolong. Menurut relativitas umum, yang disebut lubang hitam itu adalah obyek yang gravitasinya demikian kuat hingga ruang-waktu disekelilingnya melengkung tak terhingga, membentuk asimtot atau dalam bahasa gampangnya, membentuk semacam " corong ". Kemana corong ini mengarah, kita belum tahu, Tapi Stephen Hawking pernah menjelaskan adanya teori " lubang cacing " (wormhole), yakni " saluran ruang-waktu " yang menghubungkan dua lubang hitam dan menjadi jalan pintas untuk menempuh jarak2 yang teramat jauh. Gambarannya begini. Anggaplah kita manusia ingin bepergian ke galaksi X yang jaraknya 10 milyar tahun cahaya dari Bumi. Jika kita pakai kendaraan secepat cahaya, dibutuhkan waktu 10 milyar tahun untuk sampai ke tujuan. Tapi jika kita menuju ke pusat Bima Sakti (dimana di sana ada banyak lubang hitam) dan memilih satu yang tepat, kita akan menyingkat waktu perjalanan menjadi (barangkali) 1 juta tahun saja, atau bahkan mungkin 1 tahun saja.
Mengapa bisa demikian, ya mari kita bayangkan kalo jagat raya ini seperti Bumi kita, yang bulat, dengan galaksi-galaksi itu seperti kepulauan2 / kontinen2 di muka Bumi.Secara konvensional, untuk mencapai kontinen Amerika (dari tempat kita berada di Indonesia ini), kita harus menyusuri permukaan Bumi untuk menuju ke sana, dengan menempuh jarak 20.000 km. Namun jika ada yang bisa mengebor lapisan2 Bumi (hingga melewati intinya) dan tembus ke kontinen Amerika (yang letaknya memang antipode/berbeda separuh bola Bumi dengan kita), kita hanya akan menepuh jarak 6.400 km jika melalui lubang bor ini. Gambarannya lubang cacing semacam itu.
Jadi lubang hitam tidaklah membuat ruang-waktu bolong. Ruang-waktu memang bisa bolong (tepatnya sobek), namun bukan karena lubang hitam. Peristiwa ini diakibatkan oleh pengembangan ruang-waktu jagat raya yang demikian pesat sehingga takkan bisa ditahan lagi oleh gravitasi materi didalamnya. Hipotesisnya, " the big rip " ini pasti akan dialami jagat raya yang kita huni ini sekitar 20 milyar tahun mendatang, dan pada saat itu ruang-waktu akan sobek dan seluruh massa dan energi yang ada (termasuk manusia, kalau masih ada) akan lenyap tak berbekas.

2. Yang disebut mesin waktu yang lubang cacing itu tadi. Kalo dua lubang hitam bertemu, keduanya akan bersatu membentuk lubang hitam baru yang diameternya lebih besar, demikian juga dengan diameter horizon peristiwa-nya. Kalo lubang cacing tadi, alis mesin waktu dalam bahasa yang lebih populer, itu kan menghubungkan antara dua lubang hitam, bukan menyatukan keduanya. Dan sifat dua lubang hitam ini berbeda. Salah satunya harus bersifat selalu menyedot materi (seperti yang kita kenal). Sementara satunya lagi harus bersifat memuntahkan materi (karena limit penyedotan materinya sudah terlampaui). Lubang hitam jenis terakhir ini dikenal juga sebagai " lubang putih " (whitehole). Lewat lubang cacing ini, ya sah2 saja jika suatu materi (partikel, ataupun manusia) masuk ke dalam sebuah lubang hitam dan keluar lewat lubang hitam lainnya yang berhubungan (baca : lubang putih).

Tambahan :
Pada konsep awalnya (1975-an), Hawking, menggunakan relativitas umum, memang berpendapat bahwa lubang hitam adalah monsternya galaksi, yang akan menyedot materi2 dalam galaksi hingga mengalir berspiral menuju ke lubang hitam. gerak spiral ini menghasilkan panas luar biasa tinggi dan memancarkan foton sinar-X. Materi yang masuk ke lubang hitam akan musnah. Namun dalam konferensi internasional tentang relativitas umum dan gravitasi 2003 Hawking mengaku bahwa ia salah. Musnahnya materi dalam lubang hitam melanggar salah satu prinsip dasar fisika : kesetaraan massa dan energi. Bila ditinjau semata berdasar relativitas umum, memang " harus " terjadi pemusnahan materi dalam lubang hitam, Namun jika mekanika kuantum dipertimbangkan, yang terjadi tidaklah demikian. Materi tersebut masih tetap ada, hanya saja sifatnya yang berubah. Bahasan untuk kasus ekstrim semacam lubang hitam ini memang menjadi salah satu titik keterbatasan relativitas umum bila dihadapkan dengan mekanika kuantum. Karena itu sejak lama, bahkan sejak Einstein masih hidup, telah dikumandangkan pencarian teori segala sesuatu (TOE : theory of everything) yang bisa mempersatukan relativitas umum dan mekanika kuantum. Tapi sampai sekarang belum berhasil juga..

Betul, bahwa lubang hitam itu bukanlah obyek yang benar2 " hitam " alias tidak ada informasi apapun yang terpancar darinya. Jika merujuk pada mekanika kuantum, ruang-waktu dalam relativitas umum bukanlah hamparan kosong, namun berupa " permadani energi " yang fluktuasinya dikontrol oleh asas ketidakpastian Heisenberg. Maka di segenap penjuru ruang waktu senantiasa terjadi proses produksi pasangan partikel dan antipartikel (maya) dan pemusnahannya (anihilasi) sekaligus, termasuk dalam ruang-waktu di sekitar kita. Pada kasus ekstrim seperti lubang hitam, tepat di batas horizon peristiwa juga terjadi proses serupa. Partikel akan ditarik masuk ke lubang hitam, sementara pasangannya (antipartikel) akan terlontar menjauhi horizon peristiwa dan berubah menjadi antipartikel nyata. Antipartikel nyata ini tidak bisa menempuh jarak yang jauh, karena begitu bertemu dengan partikel, ia akan musnah membentuk 2 foton gamma berenergi tinggi. dari jauh, foton2 gamma ini nampak seolah2 datang dari lubang hitam. Inilah yang disebut radiasi Hawking dan salah satu cara meyakinkan untuk menguji apakah lubang hitam itu ada atau tidak.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Black Hole dan White Hole
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: KATAGORI UTAMA :: Kajian Sains & Teknology-
Navigasi: