ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Re: Air di Bumi dari mana datangnya?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
rosian
Admin
avatar

Jumlah posting : 76
Join date : 31.01.08
Lokasi : Jakarta

PostSubyek: Re: Air di Bumi dari mana datangnya?   Fri Feb 08, 2008 12:12 am

Air di Bumi dari mana datangnya?

pembahasan yg menarik nih...
seteah searching2 di internet, akhirnya saya dpt dari sebuah milis yg membahas tentang asal mula air . Berikut isinya..

Bumi terbentuk dengan sedikit sekali air, atau tanpa air sama sekali.
Air di Bumi berasal dari komet yang terkenal punya es beku di kepalanya
dan dari beberapa asteroid yang mengandung air (hydrous asteroids).
Kuiper Belt di sebelah luar orbit Neptunus, atau Awan Oort di tepi Tata
Surya terkenal sebagai rumah para komet dan benda angkasa lainnya yang
mengandung air yang rajin mengunjungi Bumi pada saat2 awal
pembentukannya.

Air dibawa ke Bumi diperkirakan 4 milyar tahun yang lalu melalui
intense bombardment of the inner solar system. Semua planet dalam Tata
surya mengalami bombardemen seru di periode ini. Antara lain, peristiwa
yang di astronomi disebut lunar cataclysm, periode ketika Bulan begitu
di-bombardemen sehingga permukaannya penuh impact craters seperti
sekarang. Bumi menurut perhitungan punya rasio 13-500 kali untuk
di-bombardemen daripada Bulan. Bumi juga punya critical mass yang lebih
besar yang dapat menahan air (es sebenarnya) dari menguap. Bulan, karena
gravitasinya lebih kecil, sebagian besar air bekunya menguap ke angkasa
raya.

Komet2 ini juga mem-bombardemen planet2 raksasa gas macam Yupiter,
Saturnus Uranus, dan Neptunus. Diperkirakan di planet2 ini air beku tadi
mengalami semacam inkubasi dan kemudian berubah secara kimiawi menjadi
kaya akan gas mulia (helium, neon, argon, krypton, xenon dan radon).

Dengan menggunakan spekstroskopi, para ahli fisika menemukan bahwa semua
komet yang dapat diamati mengandung tanda2 air. Di Alam Semesta, air
terbentuk ketika isotop hidrogen, deuterium, berikatan dengan ion
oksigen, membentuk apa yang kita sebut heavy water. Air berat ini (10 %
lebih berat dari air yang sehari2 kita kenal) terlihat dan terasa
seperti air normal, tetapi punya titik didih lebih tinggi (101,4 C) dan
titik beku lebih tinggi (3,8 C).

Es di dalam komet memerangkap gas2 mulia juga zat2 kimia lain semacam
silikat, karbon, dan debu antarplanet. Satu molekul menarik yang terikat
kepada komet adalah asam amino. Ini adalah building blocks of biogenic
activity.

Komet2 ini berlomba mem-bombardemen Bumi dengan kecepatan 120.000 km per
jam bagai peluru Jagat Raya, membom Bumi sekaligus memberikan "chemical
gifts" berupa air dan unsur2 kehidupan di dalamnya yang dalam semilyar
tahun berikutnya setelah Bumi mengalami diferensiasi magmatik hadiah
kimiawi ini berubah menjadi lautan dengan tanda-tanda kehidupan mulai
muncul di dalamnya.

Dalam pandangan ini, memang komet adalah agen "the miracle of seeding
water and biological life on Earth".
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Re: Air di Bumi dari mana datangnya?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: KATAGORI UTAMA :: Kajian Sains & Teknology-
Navigasi: