ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Hamas Tegaskan Yerusalem Harus Jadi Ibukota Palestina, Tolak Akui Israel

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 271
Join date : 31.01.08

PostSubyek: Hamas Tegaskan Yerusalem Harus Jadi Ibukota Palestina, Tolak Akui Israel   Tue May 27, 2008 12:51 pm

Hamas Tegaskan Yerusalem Harus Jadi Ibukota Palestina, Tolak Akui Israel



Selasa, 22 Apr 08 09:47 WIB

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Mishaal mengatakan bahwa Hamas akan menghormati pilihan rakyat Palestina, termasuk jika rakyat Palestina setuju negara Palestina dideklarasikan berdasarkan kesepakatan perbatasan tahun 1967. Namun Mishal menegaskan, Hamas tetap menolak untuk mengakui Israel.

Mishaal mengungkapkan hal tersebut pada Senin (21/4) dalam keterangan persnya. Mishaal mengklarifikasi pernyataan mantan presiden AS Jimmy Carter yang sebelumnya mengatakan bahwa Hamas mau menerima "hak Israel untuk hidup sebagai tetangga", jika rakyat Palestina menyetujui kesepakatan damai yang akan dilakukan melalui referendum. Carter juga mengatakan bahwa Mishaal menolak permintaannya agar Hamas melakukan gencatan senjata terhadap Israel guna mengakhiri kekerasan yang menghambat upaya perdamaian.

Mishaal meralat ucapan Carter terkait pengakuan terhadap Israel dengan mengatakan, "Kami menerima negara Palestina berdasarkan perjanjian perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem sebagai ibukotanya, dengan kedaulatan yang nyata dan hak penuh pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air, dan tanpa pengakuan terhadap Israel."

"Hamas akan menghormati kehendak rakyat Palestina, meskipun itu bertentangan dengan pendirian kami, " sambung Mishaal mengomentari tentang kemungkinan pelaksanaan referendum di Palestina.

Usai bertemu dengan Mishaal di Damaskus, Carter menyatakanHamas setuju dengan pelaksanaan referendum untuk mencari solusi damai Israel-Palestina, yang akan didahului dengan rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah.

Terkait referendum itu, tokoh Hamas di Ghaza, Sami Abu Zuhri menyatakan, rakyat Palestina yang berada di pengungsian di luar negeri harus diikutsertakan. Persyaratan yang diperkirakan sulit diwujudkan, karena Israel menentang kembalinya rakyat Palestina di pengungsian ke tanah air mereka.

Sementara itu juru bicara pemerintahan Palestina, Ghazi Hamad menyatakan, pihak Israel belum menjelaskan posisinya apakah bersedia menerima hak rakyat Palestina berdasarkan kesepakatan perbatasan tahun 1967 dan mau menerima hak kembali pengungsi Palestina.

Ia juga menegaskan, Israel harus menghentikan operasi militernya ke wilayah Palestina jika menginginkan Hamas melakukan gencatan senjata. "Hamas sudah sering menghentikan tembakan misilnya dari Ghaza, tapi Israel tetap melakukan agresi terhadap rakyat kami, terutama di Ghaza, " tukas Hamad.

"Jika Israel menghentikan agresi militernya terhadap rakyat kami, saya pikir tidak ada persoalan dengan Hamas untuk berkompromi, " tandasnya. (ln/aljz)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://islamiptek.forumotions.net
 
Hamas Tegaskan Yerusalem Harus Jadi Ibukota Palestina, Tolak Akui Israel
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» [WTA] Cara Pasang Yoshimura Slip On
» Tiap pagi harus pakai choke buat nyalakan mesin ??
» kalau ganti velg belakang lebar 4,5 harus ubah apa aja bro?
» Help.. Abis ganti Knalpot, Jadi Nge-brebet.. See Page 6
» Ganti ban rear ukuran 150/60 motor jadi berasa goyang

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: PORTAL :: Tampilan Utama-
Navigasi: