ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Tiga Muslimah Jadi Bintang Favorit di Televisi Belanda

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 271
Join date : 31.01.08

PostSubyek: Tiga Muslimah Jadi Bintang Favorit di Televisi Belanda   Thu Jan 31, 2008 7:37 pm




Sepanjang 2007 : Tiga Muslimah Jadi Bintang Favorit di Televisi Belanda
Katagori : Dunia Islam

Kami semuanya perempuan Belanda. Meskipun ada darah Marroko dalam diri kami yang tidak mungkin terputus. Terlepas dari itu semua, kami adalah Muslimah. "

Ini ungkapan salah satu dari muslimah Belanda, yang tergabung dalam Tiga Muslimah Berjilbab yang kini menjadi bintang siaran televisi bernuansa dialog yang diselingi humor yang cerdas. Mereka dengan lincah mampu mengomentari banyak hal dalam perdebatan dengan bahasa yang baik dan tidak bertentangan dengan komitmen Islam. Sejak peristiwa 11 September 2001, dan terbunuhnya seorang warga negara Belanda oleh perbuatan pemuda Muslim asal Marroko pada November 2004, belum pernah ada terobosan dakwah Islam yang bisa dilakukan kaum Muslimin seperti yang kini dilakukan oleh tiga Muslimah Belanda tersebut.

Mereka tampil dalam sebuah acara televisi berjudul "Meiden van Halal", yang artinya Anak-anak Muslimah yang halal. Ketiganya adalah Asma (28) seorang guru bahasa Inggris, Jehad (24) juga guru masalah pers internasional, dan Hajer (23) peneliti manajemen dan bahasa. Semuanya terlahir dan besar di Belanda dari orang tua asal Marroko yang hijrah ke Belanda pada tahun 70-an.

Asma, yang paling sulung mengatakan bagaimana pada akhirnya mereka bertiga bisa menjadi bintang televisi dan bisa berbicara lugas tentang masalah jilbab, dan perpaduan Islam dan Belanda, dan lain-lainnya.

"Dua tahun lalu, Jehad mengikuti test di chanel TV5, dan itu adalah awalnya, " jelas Asma.

Itu kali pertama ada televisi yang mau bertemu dengan pemudi berjilbab dan ternyata bisa menikmati gaya dialog yang renyah dengan sesekali humor yang cerdas. Asma melanjutkan, bawa setelah tes tersebut, terjadi pembicaran dengan Jehad dan Hajer untuk mencari bakat mereka. Tiba-tiba sebuah lembaga pers Belanda yang meperhatikan masalah orang asing mempromosikan program televisi yang bisa menggabungkan antara keceriaan dan keseriusan.

"Acara yang kami bawakan ini memberi kesempatan bagi kami untuk memperbaiki imej Islam yang dinodai oleh tragedi September dan kematian Van Gogh. Kami jelaskan bahwa Islam terbebas dari sikap kekerasan seperti itu, " jelasnya.

"Memang ada pula kelompok radikal Muslim. Tapi Islam bukan seluruhnya Usamah bin Laden, atau pembunuh Van Gohh. Kami juga Muslim tapi kami berdialog dengan semua orang dan mendorong sikap hidup berdampingan dengan damai, " tambahnya lagi.

Ia juga mengakui bukan hal mudah bagi muslimah berjilbab tampil di televisi Belanda. Tapi ia meyakini, bahwa bagaimanapun langkah pertama telah dimulai. Dan program "Meiden van Halal" ternyata menjadi salah satu program favorit yang mengundang kekaguman pemirsa televisi sepanjang tahun 2007. (na-str/iol/eramuslim)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://islamiptek.forumotions.net
 
Tiga Muslimah Jadi Bintang Favorit di Televisi Belanda
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: BERITA DUNIA ISLAM :: Internasional-
Navigasi: