ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 KPI Pusat Ingatkan Stasiun TV untuk Turunkan Iklan 'Ki Joko Bodo'

Go down 
PengirimMessage
rosian
Admin
avatar

Jumlah posting : 76
Join date : 31.01.08
Lokasi : Jakarta

PostSubyek: KPI Pusat Ingatkan Stasiun TV untuk Turunkan Iklan 'Ki Joko Bodo'   Wed Apr 23, 2008 5:51 pm

KPI Pusat Ingatkan Stasiun TV untuk Turunkan Iklan 'Ki Joko Bodo'
23 Apr, 08 - 3:30 pm



Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat secara tegas mengingatkan stasiun TV agar menurunkan iklan Ki Joko Bodo. Sesuai dengan surat No: 174/K/KPI/04/08 yang dikirimkan KPI Pusat tanggal 10 April 2008 lalu, KPI Pusat telah meminta kepada semua stasiun TV untuk menghentikan tayangan iklan Ki Joko Bodo .

Namun, setelah tujuh hari keluarnya surat tersebut, KPI Pusat mengeluarkan kembali surat peringatan ini karena masih ditemukan stasiun televisi yang menayangkan iklan supranatural tersebut.

Berdasarkan pengamatan KPI Pusat, iklan Ki Joko Bodo dinilai telah mengabaikan nilai agama karena menjanjikan dapat mengubah nasib seseorang.


Ki Joko Bodo - Mama Laurent - Deddy Corbuzier - Romy Rafael

"Sesuai dengan pasal 36 ayat 6 UU Penyiaran 2002, tercantum bahwa isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia, atau merusak hubungan internasional. Dan, kemudian pasal 46 ayat 3 (d) yang menyebutkan bahwa siaran iklan niaga dilarang melakukan: hal-hal yang bertentangan dengan kesusilaan masyarakat dan nilai-nilai agama, " jelas Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja, dalam siaran persnya.

Selain itu, KPI Pusat juga meminta kepada seluruh stasiun TV untuk memindahkan penayangan iklan yang terkait dengan disfungsi kelemahan seksual pria dan iklan kondom yakni On Clinic dan Bluemoon menjadi di atas pukul 22.00 waktu setempat sesuai dengan ketentuan dalam P3 dan SPS.

Ia menegaskan, apabila pihak stasiun TV tidak mengindahkan surat peringatan itu, sementara KPI Pusat masih melihat dan mendengar pengaduan dari masyarakat, maka KPI Pusat akan meneruskan pengaduan masyarakat ini kepada pihak yang berwajib. (novel/kpi/eramuslim)

Iklan Bodohi Masyarakat

Salah satu kebodohan buat masyarakat Indonesia. Mungkin teman2 pernah liat Iklan di TV swasta kita, iklan Ki Joko Bodo dengan kata ajaibnya bisa merubah nasib seseorang, Iklan Deddy Cobuzier yang bisa meramal tanggal lahir dan nama seseorang dan Iklan Mama Laurent. Yang intinya semua iklan tersebut memberitahukan bahwa nasib seseorang ada ditangan mereka…… Apakah ini bukan namanya membodohi masyarakat ??. Saya juga tidak habis pikir dengan ketiga orang tersebut ? apa yang mereka cari ? Saya pribadi berpikir mereka hanya mau meraup Rupiah dari masyarakat Indonesia yang masih bodoh dan percaya dengan hal-hal yang Instan dan tidak masuk akal. Sebagaimana kita ketahui bahwa allah tidak akan merubah nasib hambanya kalau bukan karena dirinya sendiri yang ingin merubahnya. BUKAN KARNA ORANG LAIN.

Data yang saya dapat dari Detik.com, dimana Ki Joko Bodo menerima 70 ribu sms dalam 2 minggu.. Woi besar sekali. Coba kita bayangkan kalau misalnya Ki Joko Bodo dapat 1000 rupiah dari setiap SMS yang masuk. Berarti sama dengan 70.000 * 1.000 = 70.000.000. (Tujuh Puluh Juta Rupaih). Itu sama artinya Ki Joko Bodo mendapat keuntungan 70 juta dalam 2 minggu. Sekarang siapa yang merubah nasib seseorang ? Apakah Ki Joko Bodo yang merubah nasib rakyat Indonesia atau Rakyat Indonesia yang merubah nasib Ki Joko Bodo ?? Saya tidak tau, silahkan teman-teman pikir sendiri. (sumbangan : kidnap )


Istana Wong Sintinx ala Ki Joko Bodo

Hunian milik paranormal Ki Joko Bodo memang berbeda. Hunian yang bertajuk ”Istana Wong Sintinx” ini berdiri megah. Bagaimana desainnya?

Ganjil memang, Ki Joko Bodo memberi judul yang terpampang secara mencolok di dinding depan rumahnya yang berada di bilangan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dengan tajuk ”Istana Wong Sintinx” (Istana Orang Gila). Sengaja menggunakan huruf ”x”, bukan ”g”, judul rumahnya itu terlihat lebih ”sinting”.

”Istana Wong Sintinx bermakna sebagai orang yang paling penting dalam berkarya. Dalam artian, karena banyak orang-orang sinting datang ke sini yang punya problem,” kata pria yang mengaku reinkarnasi dari Ki Joko Bodo—yang meninggal ratusan tahun lalu—ini mengawali pembicaraan. Sehari-hari, Ki Joko Bodo lebih dikenal sebagai paranormal.

Tak banyak yang tahu bahwa dia juga arsitek autodidak. ”Saya sendiri yang merancang rumah ini. Saya ingin menjadikannya sebagai monumen Ki Joko Bodo seperti Candi Borobudur atau Prambanan,” papar pria berambut acak-acakan itu. Begitu memasuki halaman rumah, kita akan segera disambut oleh dinding depan yang berpahat relief mirip candi-candi. Relief itu bercerita tentang peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanan hidup Ki Joko Bodo.

imageMulai dari masa kecilnya, peristiwa-peristiwa penculikan kakaknya, kemudian keinginan Ki Joko Bodo yang ingin menjadi bintang film, proses bertapa yang dilakukan sampai seluruh Nusantara hingga menjadi Ki Joko Bodo yang dikenal sekarang.

Menurut pengakuannya, puri ini dia bangun sedikit demi sedikit selama tiga tahun, sesuai dengan dana yang dimilikinya. Sekarang pun rumah itu masih terus mengalami penyempurnaan. Utamanya bagian relief karena fragmen akan terus bertambah seiring dengan perjalanan hidupnya.

Dari samping kanan, istana ini menyiratkan rumah berarsitektur tradisional Bali. Dengan permainan batu alam dan material alam lainnya, tampilan arsitektur Bali melengkapi fasad depan. Tampak kehadiran gazebo Bali atau yang akrab dikenal dengan nama Bale Bengong lengkap dengan ukiran-ukiran yang banyak dan menggunakan warna dengan pahatan yang khas. Dari samping kiri, rumah yang dibangun di atas tanah seluas 2.000 meter persegi ini tampak lebih unik lagi. Atapnya berbentuk limas bersusun, mengingatkan kita pada bentuk atap Masjid Demak, tetapi bodi bangunan lebih mirip candi-candi di Jawa.

imageDesain unik ini semakin lengkap melalui kehadiran simbol burung hantu dan ular naga di bagian teratas. Ini diyakini pria yang lahir di Singaraja, 45 tahun silam itu, sebagai perlambang kekuasaan yang ada di dalam negeri ini. Sementara untuk alasan pemilihan bangun limas bersusun empat diyakini oleh suami dari Dalimah ini sebagai filosofi kiblat papat, sedulur pancer yang menggambarkan proses hidup manusia yang berasal dari tanah, lalu kembali ke tanah lagi. ”Di bagian teratas dari atap hunian ini ada simbol burung hantu yang di bawahnya ada ular.

Maksudnya selama ini kekuasaan itu punya kebebasan mencaplok sana-sini. “Sama seperti kekuasaan di negeri ini,” sebutny. Menapaki area lain huniannya, tampak di bagian kanan terdapat ”Taman Sesaji” tempat untuk menyiapkan sesajen. Area ini juga biasa berfungsi sebagai ruang tunggu para tamu. Jalan masuknya berupa gerbang yang tersusun dari batu-batu karang.

Di sekelilingnya bertebaran gua-gua yang gemerlap dengan efek cahaya lampu warna-warni. Masuk ke dalam Taman Sesaji, kita serasa berada di relung gua. Di dalamnya terdapat 12 kursi dan dua meja. Semuanya terbuat dari akar-akar pohon yang bentuknya tak beraturan. Namun, justru dari ketidakteraturan itulah keindahan dimulai.

Di bagian kiri rumah terdapat Teater Ritual. Bentuknya mengingatkan kita pada panggung teater zaman Yunani kuno: sebuah panggung di tengah yang dikelilingi undak-undakan sebagai tempat duduk. Sesuai dengan namanya, tempat itu memang sering dipakai untuk acara-acara ritual.

Di dalam area ini juga pemilik nama asli Agung Yulianto itu biasa menyelenggarakan acara sembelih kurban, doa minta hujan, dan doa tolak banjir. Banyak unsur budaya berperan di sini. Relief dinding digarap oleh para perajin ukir dari Muntilan. Patung-patung yang bertebaran di sekeliling rumah dipahat oleh para pematung Bali. Ukiran kayunya dikerjakan oleh para pemahat dari Jepara. Komponen bebatuannya didatangkan dari Gunung Merapi. Bagian-bagian yang terbuat dari logam digarap oleh para perajin besi dari Boyolali. Tak hanya banyak unsur budaya, juga banyak simbol keagamaan bertemu di sini.

Selain tulisan Arab, corak mesjid, dan salib, di sekeliling rumah juga penuh dengan arca dan stupa. Meski milik orang ”gila”, rumah ini bisa dijadikan cermin bagi orang waras. Tepat di gerbang Teater Ritual, ada prasasti bertuliskan: ”Berdoalah! Sebab ...kita hina dan kecil di hadapan-Nya”. Di gerbang Taman Sesaji, lain lagi petuahnya: ”Mencari dunia, lalu mencari Tuhan. Itu jalan terbaik untuk kembali kepada-Nya.”
Sumber : okezone.com
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
KPI Pusat Ingatkan Stasiun TV untuk Turunkan Iklan 'Ki Joko Bodo'
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» [ASK] - TEMPAT BELI OLI
» Mengapa wanita selalu dipakai untuk berbagai iklan otomotif?
» Tips - tips untuk menghindari kecelakaan
» ::::(ASK) Ban Yang Cocok Untuk Ninin::::
» [WTS] Knalpot Yoshimura R-77 Carbon Full System untuk ZX-10R, Salah beli gan..

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: BERITA DUNIA ISLAM :: Nasional-
Navigasi: