ISLAM & IPTEK

Baku Beking Pande Dalam Kajian Islam & Iptek
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Forum JatonForum Jaton  Dunia Mualaf VidioDunia Mualaf Vidio  KristologiKristologi  Mesjid KitaMesjid Kita  Sain & Qur'anSain & Qur'an  Alam SemestaAlam Semesta  Jalan LurusJalan Lurus  Belajar Qur'anBelajar Qur'an  Mengaji ( Iqra' )Mengaji ( Iqra' )  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 SUMUR MINYAK PERTAMA MENURUT AL QUR’AN?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 271
Join date : 31.01.08

PostSubyek: SUMUR MINYAK PERTAMA MENURUT AL QUR’AN?   Sat Apr 05, 2008 5:10 pm

SUMUR MINYAK PERTAMA MENURUT AL QUR’AN?


Oleh: Ali Said

Kalau kita membaca sejarah pengeboran minyak yang sekarang ini kita kenal, pengeboran itu diawali pada abad ke-19 tepatnya tanggal 24 Januari 1859 yang berhasil mengeluarkan minyak dari dalam bumi. Sumur ini dibuat oleh Edwin Lorentine Drake di tengah kawasan pertanian di barat laut Pennsylvania. Drake memilih lokasi tersebut untuk usaha pengeboran minyaknya karena sebelumnya, warga kawasan itu sudah sering menemukan minyak ketika menggali sumur untuk mencari air biasa. Sumber (sumur) minyak pertama ini kemudian dikenal dengan nama The Drake Well, dan keberhasilan pengeboran minyak pertama ini memulai eksplorasi minyak di seluruh dunia.

Bagaimana kita dapatkan informasi tentang sumur minyak pertama dalam Al Qur’an? Untuk menjawab hal ini, pembaca perlu merujuk pada tulisan “BAGAIMANA CARA MEMBUAT BAJA” atau “TINJAUAN TAFSIR ……” karena pembahasan tentang sumur minyak ini tergantung pada bagaimana kebenaran tafsir kata “AL QITHR”, dan tulisan ini sebenarnya hanyalah pengembangan dari dua tulisan tersebut. Kalau kita tinjau kembali penafsiran kata “AL QITHR” pada kedua tulisan tersebut jelas, bahwa ”AL QITHR” lebih tepat diartikan sebagai “TER / TAR / TIR” yang merupakan “MINYAK MENTAH”. Dalam Al Qur’an Surat Saba ayat 12 berbunyi “wa asalnaa lahuu ‘ainal qithr. Jika kata “qithr” di sini diterjemahkan sebagai “ter/tir” yang merupakan “minyak mentah” maka tidak memerlukan tafsiran tambahan dengan kata “yang meleleh” seperti yang terdapat pada kitab-kitab tafsir dan Terjemah Al Qur’an. Kalau kita teliti kembali ayat tersebut dengan seksama, ada dua kata yang menurut penulis sangat signifikan dalam mengkaji kebenaran akan ayat tersebut yaitu ASALNAA (kami alirkan) dan ‘AIN. Sesuatu yang dialirkan secara bahasa biasanya berkaitan dengan benda cair. Sehingga QS Saba ayat 12 lebih tepat terjemahannya adalah “dan kami alirkan padanya (Nabi Sulaiman) sumur minyak (spring of oil)”. Kesimpulannya, boleh jadi SUMUR MINYAK PERTAMA
sudah ada sejak Nabi Sulaeman.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://islamiptek.forumotions.net
 
SUMUR MINYAK PERTAMA MENURUT AL QUR’AN?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ISLAM & IPTEK :: KATAGORI UTAMA :: Kajian Sains & Teknology-
Navigasi: